Sebulan Jadi Suami Istri

Hai! Hari ini tepat sebulan saya dan Mas Ben jadi sepasang suami istri.😀

Apakabar kami setelah lewat sebulan? Great! Cuma berasa waktu kayak lari… Perasaan belum lama wedding day dan honeyweek, tau-tau udah lewat sebulan.

Sebulan ini, proses belajar yang luar biasa.

Belajar kalo sungguh nggak efektif beli selimut ukuran King karena Mas Ben bagai beruang kutub, sedangkan saya langsung jadi anak ingusan kalo kedinginan.

Belajar kalo Mas Ben bilang mau tidur, artinya bukan merem menuju pulau kapuk, melainkan selonjoran di kasur sambil maenin smartphone selama 30mnt-1jam, baru tidur.

Belajar untuk tahu kalo TERNYATA saya suka gemeletukin gigi waktu lagi tidur!

Belajar membiasakan diri mengecek sink setiap habis giliran Mas Ben cuci piring, karena hobinya kelupaan nyuci satu barang tanpa sadar.

Belajar mengenal diri kalo ternyata bahasa kasih buat saya mungkin bukan perkataan, sentuhan, hadiah, pelayanan, ataupun quality time. Bahasa kasih buat saya lebih spesifik yaitu dicuciin piring *teteup* *tidak suka cuci piring*

Yah, hal-hal tadi kami pelajari pada sebulan pertama. Masih ada waktu seumur hidup untuk terus belajar mengenali dan mengasihi pasangan dengan kasih Tuhan.

Dan tepat hari ini, saya menerima paket istimewa, dibawa oleh sahabat baik hati dari Australia. Yes yes yes sang cincin tersayang kembali ke tangan si istri ceroboh! Hihihihi. Hepi😀

“Cin, jangan nakal-naakal lagi ya… Nanti aku rindu”

6 thoughts on “Sebulan Jadi Suami Istri

  1. Pingback: Honeyweek Day 1,2,3 – Pullman Hotel to Melbourne CBD « Cerita Bendi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s