Cap Jempol

SITUASI SATU:

Istrih di kantor. Suamih dalam perjalanan menjemput sang istrih yang cantik *ditimpuk kaca*, mengirim pesan melalui whatsapp:

Suamih: “Aku udah jalan ya. Cepetan siap-siap di depan”
Istrih: “Udah di mana emangnya?”
Suamih: “Baru keluar gedung”
Istrih: “Dih! Baru keluar nyuruh buru-buru!”
Suamih: “Iya kamu beres-beres dulu keluar, cap jempol, biar tinggal nunggu”
Istrih: “CAP JEMPOL?!” *lempar mesin absen*
Suamih: “Haha ya itulah pokoknya!”

………………………………………………..

SITUASI DUA:

Suamih udah goleran di sofa depan TV, tau-tau gelisah sambil angkat-angkat bantal sofa

Istrih: “Nyari apa sih?”
Suamih: “Ituh pencetan mana sih pencetan?!”
Istrih: *sambit remote control*

………………………………………………..

SITUASI TIGA:

Suami dan istrih baru masuk mobil mau berangkat.

Suamih: “Itu tolong dong kupingnya kupingnya!”
Istrih: “SPION!!!!!” *ngebuka kaca spion yang terlipat* *sambil pengsan*

14 thoughts on “Cap Jempol

    • Iyeh kelakuan yg aneh. Emang suka kehilangan kata-kata gitu dia. Masa tadi pagi dia bilang: “meja kamu tuh ada di kunci” *ngerti kan maksudnya apa?* *gubrak*
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

  1. hahhahaha… jd inget gue di mall mo nyebut Rice Cooker jadi Mesin beras *malu sendiri* tp bener kok itu akibat mendadak lupa tp pgn cepet2 nyebut nama nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s