Macau! (D5-6)

Pagi-pagi setelah breakfast, kita langsung ngumpul di lobby hotel, buat menuju pelabuhan untuk nyeberang ke Macau.

Setelah melewati imgrasi untuk keluar dari Shenzen, kita langsung naik ferry menuju Macau. Ferry-nya cukup bagus. Tempat duduknya ada nomor, tapi pada prakteknya boleh duduk di mana aja, jadi kita duduk aja di mana yang kosong, sementara koper-koper ditumpuk di bagian depan. Karena mabokan, saya udah minum Antimo. Dan sebelum terlelap, saya sempet ngeliat beberapa kecoa kecil merayap-rayap di antara koper. Untungnya biusan Antimo begitu kuat sampai sukses bikin saya gak peduli sama kecoa, dan segera terbang ke pulau kapuk.

Saya terjaga hanya beberapa menit sebelum ferry merapat di Macau. Local tour guide hari ini adalah seorang oma-oma. Dan dia menjadi local tour guide favorit saya, karena nggak bawa kami ke toko souvenir dan nggak jualan souvenir di dalam bus. Local tour guide yang lain (seperti yang udah saya ceritakan), selalu ‘membawa paksa’ kami ke toko-toko souvenir sekaligus jualan souvenir (seperti keychain dan setipenya) di dalam bus.

Selain itu, saya suka oma ini, karena begitu sampai di Macau, kita langsung dibawa untuk makan siang di sebuah restaurant all you can eat…. yang NGGAK cuma menyajikan Chinese Food!!! Yeay! Finally kita bertemu mie wonton (yang taste-nya nggak Chinese banget), roasted chicken, sushi, dan makanan internasional lainnnya. Hihi.

Dari sana, kita diajak mampir ke Ruins of St. Paul’s. Kenapa saya bilang mampir? Karena kita bener-bener cuma dikasih waktu sebentar buat foto-foto di sana. Dan nggak ada yang protes sih dengan waktu singkat itu, soalnya cuaca lagi super panas!

kanan- Ruins of St.Paul

Kenapa harus foto di sana berpanas-panasan? Karena Ruins of St. Paul’s bisa dibilang adalah simbol kota Macau. Sesuai namanya, bangunan ini adalah sisa reruntuhan, berupa bagian depan gereja St.Paul, yang hancur karena kebakaran pada tahun 1835.

Kenapa reruntuhan ini nggak direnovasi dan malah jadi objek wisata? Menurut penjelasan oma tour guide, kebakaran itu terjadi waktu Macau lagi dilanda. Gereja St. Paul terletak di atas bukit, dan apinya berhasil ‘menuntun’ banyak orang menuju dataran yang lebih tinggi dan menghindari banjir. Jadi kebakaran tersebut dianggap mujizat dari Tuhan, dan gereja tersebut tetap dibiarkan jadi reruntuhan.

Sebenarnya kalo kita menyusuri jalanan di depan Ruins of St. Paul, kita bakal sampai di Senado Square, pusat kota tempat orang ngumpul-ngumpul (semacam lapangan Monas mungkin?). Dan jalanan itu penuh dengan toko-toko dan kafe-kafe kecil di kiri-kanannya. Saya punya kenangan ‘indah’ sama Dea di jalanan tersebut. Bakal saya ceritain kapan-kapan. Tapi kemarin ini, karena cuaca sangat panas, sangat ramai, dan jadwal sangat padat, kita nggak mampir ke jalanan tersebut.

Jalanan menuju Senado Square

Dari sana, kita menuju A-Ma Temple. Yah namanya temple, bentuknya memang seperti temple *apasih*. Buat saya, tempat ini nggak terlalu menarik. Yang bikin menarik adalah toko Koi Kei di sebelahnya. Hahaha. Koi Kei adalah toko kue-kue khas Macau (yang sebenernya cabangnya sih ada di mana-mana di seluruh Macau). Dan yang paling diburu orang-orang adalah egg tart khas Portugis yang emang rasanya uwenaaaaak. Saking banyaknya yang nyari, satu orang cuma boleh beli satu kotak, itu pun ngantri. Haha.

*Note: Sebenernya Koi Kei ini bukan brand egg tart paling enak di Macau. Koi Kei tuh macam brand franchise besar di Macau, jadi paling mudah dicari. Yah lumayan lah ya buat memenuhi hasrat nyobain egg tart aseli Macau. Konon, egg tart paling enak di Macau, brand nya adalah Lord Stow dan Margaret Cafe*

Koikei – itu saya lagi nguyah….haha

Koikei

 

Lanjut…dari A Ma Temple, kita langsung menuju City of Dreams (casino) untuk nonton Dragon Treasure show, sebuah show multimedia. Show ini dipertunjukkan di sebuah ruangan berbentuk kubah, dan seluruh kubah itu berfungsi sebagai screen. Jadi para naga bisa muter-muter di sekeliling dan atas kita (kebayang?). Keren sebenernya…. tapi saya bukan penggemar tipe show kayak gini sih. Jadi walau keren, nggak terlalu berkesan. Hehe.

Kiri-depan teater Dragon Treasure
Kanan- depan City of Dreams

Dari sini, kita langsung menuju Venetian Hotel, sebuah hotel lumayan baru yang lagi happening banget di Macau, karena ukurannya yang guede banget, lengkap dengan mall dan interior mewah, serta kamar-kamar berukuran luas. Tantenya Mas Ben bahkan sampe secara khusus nyari tour yang paketnya udah termasuk nginep di Venetian.

Dan emang keren banget sih ni hotel…..

Gede bangetttt (dan kemaren itu rame banget karena lagi high season sih ya). Interior nya juga eropa banget *macam pernah ke eropa aja*. Terus, langit-langitnya dilukis awan-awan dengan latar langit biru, bikin berasa masih siang terus di dalamnya. Haha.

di dalam Venetian – Berasa lagi di luar siang-siang

Kamarnya…jangan tanya ada berapa banyak. Kebetulan kamar kami nomor besar, dengan lokasi yang jauh dari lift. Yang saya maksud jauh tuh beneran jauuuuuuh sampe tangan saya pegel nyeret koper.

Masuk ke dalam kamar, saya terperangah. Kamarnya guede, kebagi jadi dua bagian. Bagian ‘sono’ ruang duduk lengkap dengan TV dan bagian ‘sini’ ranjang yang juga ada TV-nya. Dan di bagian ‘paling sini’ ada kamar mandi guede yang jadi impian para wanita di seluruh dunia. Ada bath tub, ada shower room, ada meja dengan 2 washtafel, ada dressing table, dan….toilet kecil khusus kloset. Ah rugi bener dah cuma semalem di Venetian.

Kamar kami

Di Venetian, kita dapet beberapa compliments. Nggak ngerti emang paketan kamarnya kayak gini, atau karena deal dengan tour. Yang jelas, kita dapet free drink di beberapa bar yang tersebar di Venetian, free tiket untuk naik gondola, dan free tiket masuk Ice World. Sebenernya kita dapet free tiket photo juga, tapi cuma berlaku sampai jam 6 sore, sementara kita check in aja udah jam 6 sore.

Jadi, kita langsung ke Ice World yang tutup jam 8 malam. Ice World adalah eksibisi ice sculpture indoor seperti yang biasa diselenggarakan di Harbin. Saya inget waktu masih kecil, pameran ice sculpture kayak gini sempet diadakan di JCC, Jakarta dan saya seneng banget. Jadi waktu kemaren ke Ice World juga saya excited. Terutama pas bisa main perosotan dari es. Sebodo amat kalo yang maen anak kecil semua. Haha.

Keren ya scuplture nya

 

Di dalam labirin dari es

lolos dari labirin, ketemu prince charming

 

It’s Christmas already!

Yeay!

 

Dari Ice World, kita lari-lari lagi naik gondola yang tutup jam 9. Antrinya panjang ya, nek…. Untungnya kita masih keburu. Pendayung gondola di sini bukan sekedar ngejalanin kapal, tapi juga harus entertain kita dengan ngajak ngobrol…dan nyanyi. Oh my goat tuh suara bagus bener. Tapi jujur, kalo gak dapet tiket gratis, rasanya saya gak pengen-pengen banget naik gondolanya. Hihi.

Serasa di Venezia

Padahal di dalem mall, ditontonin orang-orang. Haha

 

Selesai naik gondola, kita makan di food court, jalan-jalan keliling mall, nontonin orang judi di kasino, lalu ngambil compliment drinks di salah satu bar, dan diakhiri dengan menikmati kamar mewah kami.

……………………

Lalu hari berikutnya, nggak ada hal yang istimewa. Kita cuma breakfast salah satu resto di Venetian yang ruameeeee banget. Sampe mau masuk aja kudu antri puanjanggggg. Dan setelah kelar, kita baru tahu kalo di kupon breakfast nya bisa digunakan di resto lain (ada ditulis di kuponnya), yang ternyata jauh lebih sepi. Haha inilah akibat nggak baca dengan teliti.

Lalu, kita nyeberang lagi ke Hongkong dengan ferry. Kali ini ferry nya lebih bagus dan lebih rapi. Semua harus duduk sesuai nomor, dan nggak boleh berdiri-berdiri kelamaan sepanjang perjalanan (cuma boleh untuk ke toilet atau pesan makanan).

Terminal ferry-Macau

Tiba di Hongkong, kita cuma sempat jalan-jalan di airpot sekitar 1 jam, lalu berakhirlah liburan Lebaran tahun ini.

Sampai jumpa di tujuan berikutnya!!! *udah gak sabar*

6 thoughts on “Macau! (D5-6)

  1. itenarynya sama persisssss kayak pas gw ke Macau kemarin… Pas sampe langsung makan di resto all you can eat (di hotel ya kl gak salah)… trus pake nonton acara dragon show juga.. Cuman kok saya gak dapet vocer2an ya? padahal pengen cobain naek gondola. hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s