Bulan Purnama

Saya baru aja dapet berita kurang menyenangkan yang sukses agak merusak mood malam ini.

Saya berusaha gak mikirin sambil main sama Raka. Tapi emang hati sulit dibohongi *tsah*.

Tengah-tengah main, saya tinggal Raka ke toilet. Dia langsung teriak-teriak protes waktu ditinggal. Tapi herannya selama saya di toilet, suaranya gak kedengeran.

Penasaranlah saya. Lagi ngapain nih anak. Seperti kata orang… silence is not gold kalo berkaitan sama anak-anak. Biasanya mereka lagi ngelakuin yang engga-engga. Hihi.

Saya pun keluar toilet dengan mengendap-endap sambil mengamati Raka. Ternyata dia lagi fokus berusaha telentang sendiri dari posisi tengkurap (dia baru bisa tengkurap sendiri, belum bisa kembali telentang). Saking fokusnya, si bocah sampe gak nyadar lagi saya tontonin.

Semenit kemudian, mendadak dia sadar keberadaan saya. Dan inilah ekspresinya yang tertangkap kamera…

image

Ya ampun…. hati mana yang gak berbunga-bunga disenyumin anaknya demikian? Perasaan yang lagi bad mood serasa disiram air sejuk.

Anugerah luar biasa deh punya anak yang ekspresinya mostly antara senyum sama ketawa doang. Hehehe

Raka, keep smiling…keep shining…

Teruslah menjadi penghibur dan penerang buat hati yang gelap, seperti arti namamu.

23 thoughts on “Bulan Purnama

  1. Lirikan maut tuh yg paling atas hihihi. Dienjoy Din masa2 dia blom bisa guling2. Abis gitu elu udah bener2 kagak bisa tinggal die lagi di ranjang.

  2. Pingback: Tentang Raka – 4 Bulan | Cerita Bendi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s