Batu-Bromo Trip #2 – Batu Night Spectacular

Cerita Batu Bromo Trip sebelumnya bisa dilihat di sini

Batu Night Spectacular (BNS) udah masuk dalam itinerary saya. Tapi karena lokasinya outdoor, bukanya malam, dan cuaca di Batu dingin, saya nggak menetapkan kapan kita bakal pergi ke sana. Kalo jadi ya sukur, ga jadi ya udah.

Perjalanan Jakarta-Malang-Batu saya pikir bakal bikin rombongan sirkus pada teler. Ternyata nggak tuh. Jason (keponakan yang paling gede), begitu sampe Pohon Inn malah langsung sibuk cari tahu tempat yang pengen dia datengin. Akhirnya malam pertama di Batu, kita memutuskan ke BNS. Mumpung hari itu memang udah terlanjut sewa mobil full day. (BNS nggak sekomplek dengan Pohon Inn dan seingat saya nggak ada shuttle ke sana. Dengan mobil, kira-kira 10 menit saja jaraknya).

Dari depan, BNS udah terlihat sangat menarik. Tiket masuknya seingat saya Rp 25.000. Kalo mau main wahana-wahana di dalam, harus bayar lagi.

blog8

Menurut Mami dan Cici saya, BNS mirip sama PRJ jaman dulu. Iya jaman dulu, soalnya kita nggak tahu PRJ sekarang kayak gimana. Udah bertahun-tahun gak pernah lagi ke PRJ. Tapi di BNS ini isinya mostly wahana, jualannya sedikit. Kalo PRJ kayanya banyakan isi pameran, kan? Plus, di BNS tentunya hawanya enaaaak banget. Adem! Raka pun langsung ketiduran. Enak ya, nak AC-nya?

Sejak masih di luar, anak-anak udah ngincer main sepeda udara. Jadilah, kita langsung ke wahana tersebut. Mereka (plus Mas Ben yang jadi chaperon) ngantri, sementara saya, Raka, Mami, dan Cici nunggu di food court di dekatnya. Nggak  lama, hujan deras turun. Hujannya galau sangat. Deras-stop-deras-stop. Untungnya wahana sepeda udara tetap dibuka. Kasian banget udah pada ngantri lumayan panjang.

Raka bersedia dipakein hoody--sangat jarang terjadi! haha

Raka bersedia dipakein hoody–sangat jarang terjadi! haha

Untungnya nggak lama hujan berhenti. Setelah semua ngumpul, kita ke tujuan incaran saya: Lampion Garden! *iya namanya Lampion Garden bukan Lantern Garden atau Taman Lampion* Hehe.

Saya seneng banget di situ. Maklum waktu ada di Jakarta (Sentul ya kayanya?) saya nggak kesampean berkunjung. Lampion-lampionnya baguuus dan tamannya cukup gede.

blog7 blog6 blog9

Puas foto-foto di Lampion Garden, Mami saya langsung ngajak pulang. Maklum dia senewen liat cucu-cucunya pada basah kuyup malem-malem. Untungnya pada nurut, nggak pake ngambek, dan kita pun langsung ke arah pintu keluar.

Sebelum nyampe di pintu keluar, kita harus melewati area night market. Menarik banyak barang oleh-oleh di sini. Tapi karena hasrat belanja belum timbul, kita cuma lewat aja tanpa tolah-toleh.

Kesimpulannya, BNS sangat layak dikunjungi. Terutama buat anak-anak muda dan yang berjiwa muda. Suasananya menyenangkan, rides-nya lumayan variatif dan seru. Nggak terlalu cocok buat para senior karena outdoor, dingin, dan wahana yang bisa dinikmati sepertinya cuma Lampion Garden dan Trick Art.

Minusnya satu tapi fatal! Banyak yang ngerokok! Ini terjadi juga di semua theme park outdoor di Batu yang saya datengin. Ya OK lah ini emang outdoor, tapi kan ini lokasi wisata keluarga loh, banyak anak kecil dan bayi. Bener-bener nggak ada belas kasihnya pula, udah jelas-jelas liat Raka di gendongan saya, dan bayi lain di sebelah Raka, tetep aja asik ngerokok. Saya mau menyingkirpun sulit, karena waktu itu lagi hujan, jadi space berteduhnya terbatas. Hiks.

Kapan ya pemerintah bikin aturan tegas (plus pelaksanaan yang tegas) tentang larangan merokok di tempat umum?

To be continued: Batu-Bromo Trip #3 – Batu Secret Zoo

14 thoughts on “Batu-Bromo Trip #2 – Batu Night Spectacular

  1. Bagus ya BNS, cuma malesin deh orang ngerokok itu. Sebel deh di sini emang pelaksanaan dilarang merokok itu belum strict banget. Kemaren di Bali Safari juga masih boleh merokok, padahal kan harusnya kalo zoo gitu nggak boleh. Selain mengganggu pengunjung lain, kan kasian binatang-binatangnya.

  2. Bahkan di mall yang indoorpun ada juga yang tetep nekad ngerokok.. *apalagi mall-nya di PP yang diyakini orang2 kaya yang ada disana* hhehehe..😀

    Seru yah BNS-nya.. pengen juga sisain jadwal liburan buat kemari..🙂

  3. Pingback: Batu-Bromo Trip #3 – Batu Secret Zoo | Cerita Bendi

  4. Pingback: Batu-Bromo Trip #4 – Museum Satwa | Cerita Bendi

  5. Pingback: Batu-Bromo Trip #5 – Museum Angkut | Cerita Bendi

  6. Pingback: Batu-Bromo Trip #6 – Bromo! | Cerita Bendi

  7. Pingback: Batu-Bromo Trip #7 (end): Toko Oen & Harris Hotel | Cerita Bendi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s