Batu-Bromo Trip #7 (end): Toko Oen & Harris Hotel

Cerita Batu Bromo Trip sebelumnya bisa dilihat di sini , di sini , di sini, di sini,  di sini, dan di sini

Posting kali ini bakalan pendek saja. Saya cuma mau cerita sedikit (plus ngereview) kegiatan kami selama di Kota Malang.

Saya nggak tahu di Malang itu obyek wisatanya apa aja, plus emang nggak terlalu browsing soal itu. Soalnya tujuan kita ke Malang sebenernya cuma karena mau ke Bromo sekalian lebih deket sama airport ketimbang dari Batu.

Di Malang, kita cuma sempet makan malam sebelum ke Bromo, di Toko Oen. Saya tau tempat ini karena direkomen si Vira. Pas lagi ngomongin mau makan malam apa hari itu, saya usul mau nggak ke sana. Begitu denger di Malang ada Toko Oen, Mami saya langsung semangat. Dia taunya Toko Oen adanya di Semarang. Padahal ternyata restoran ini pertama kali buka justru di Malang.

Saya, Mas Ben, dan Mami kompak pesen bistik lidah dan huzaren sla (salad buah), dua menu ‘londo’ (baca: menu makanan Belanda) jadul yang jarang ada di resto-resto lain.

Interior jadul

Interior jadul

Review nya? Enak tapi nggak pake banget. Sayang lupa difoto, karena saya sambil sibuk nyuapin si bayik. Buat menu-menu lain, rasanya lumayan, tipikal menu resto jadul deh, di mana steak-nya dibanjiri saus yang melimpah dengan rasa yang pekat. Hehe.

Buat dessert, saya coba ice cream spekoek. Ini baru unik dan saya suka! Es krim nya wangi rempah-rempah mirip rasa kue lapis legit. Yummy.

Overall, Toko Oen boleh banget dikunjungi. Mengingat ini salah satu restoran superjadul yang masih bertahan, dan menu makanannya cukup unik dengan rasa lumayan. Dan jangan lupa cobain ice cream spekoek.

Udah, itu aja pengalaman kami selama di Malang. Mampir toko souvenir pun nggak sama sekali. Hehe.

Hari kedua di Malang, pulang dari Bromo udah siang. Kami cuma menghabiskan hari dengan bermalas-malasan di kamar hotel. Tadinya mau icip kolam renang tapi sore itu hujan deras cukup lama, jadi batal deh. Hari ketiga, pagi-pagi kami cuma sempat sarapan dan berenang di hotel, lalu langsung cabut ke airport untuk pulang ke Jakarta.

Dan saya cuma mau bilang, Harris Hotel Malang is totally recommended!

Dari awal, saya mupeng liat foto-foto Harris Hotel yang menggiurkan. Kamarnya terlihat baru, area kolam renang luas, dan rate-nya termasuk medium dibandingkan hotel-hotel lain di Malang. Tapi sempat ragu karena kata seorang teman (dan ngeliat di Google Maps), lokasinya lumayan jauh dari pusat kota, udah mengarah ke Surabaya. Saya juga kuatir jadi harus berangkat terlalu pagi ke Bromo karena jaraknya lebih jauh.

Tapi karena pilihan hotel lain terlalu tidak menggiurkan, balik lah saya ke Harris. Dan sama sekali nggak menyesal!

Bangunannya relatif baru, jadi interior juga masih fresh semua. Service sangat OK, makanannya (kita ambil buffet dinner dan breakfast di sana) bisa dibilang enak walaupun nggak luar biasa, para staff sangat friendly dan helpful. Kolam renangnya ada 3 dan gedeeee, lengkap dengan slide yang juga lumayan gede. Raka pertama kali nih main perosotan di kolam renang (karena finally, ada perosotan yang muat Mas Ben. hehe just kidding). Dan tentu saja dia seneng banget. Anak senang, Mama bahagia.

Jendelanya besaaar! *bahagia*

Jendelanya besaaar! *bahagia*

Bocah hepi punya playpen 'baru'

Bocah hepi punya playpen ‘baru’

Nostalgia masa jaya MPASI. Raka masih gembil.

Nostalgia masa jaya MPASI. Raka masih gembil.

Pertama kalinya dalam sejarah, Raka bersedia dititah *rhyming*

Pertama kalinya dalam sejarah, Raka bersedia dititah *rhyming* *background: kolam renang dan perosotan gede di kejauhan (foto kiri)*

Terus gimana soal lokasinya? Yaelah…. kota Malang rasanya segede Kelapa Gading doang. Aslinya sih lebih gede ya, tapi karena hampir nggak ada macet, rasanya ya sama aja. Jadi biarpun lokasi Harris rada di ujung, nggak segitu ngefek nya sama jarak tempuh kok.

Daaan…. apalagi ya?

Sudahlah, saya sudahi saja postingan Batu Bromo Trip ini. Sudah hampir 3 bulan terlambat. Semoga info-infonya berguna🙂

*btw, saya jadi ngeliat lagi foto-foto Raka waktu itu. Masih mungil banget keliatannya. Anak-anak cepet banget gedenya ya.

 

 

4 thoughts on “Batu-Bromo Trip #7 (end): Toko Oen & Harris Hotel

  1. Akhirnya kelar juga Din! Nanti kapan2 bawa Abby deh pas dia ud lbh ngerti. Penerbangan dr Malang tuh sayangnya cm ada jam 1 siang ya si Garuda jd last day ud pasti ga bs ngapa2in.

    Lu ga main ke hotel Tugu? Kata suami bagus buat foto2. Bener yg lu bilang anak2 tu cepet gedenya. Begitu bs jalan lgsg mengurus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s