A Quarantine Birthday

Sudah lewat 2 minggu dari tanggal 28 April. Tapi karena hari tersebut terlalu spesial, tetap saya tulis buat kenang-kenangan.

28 April 2020, kami merayakan ultah saya, hari jadian kami yang ke-13 tahun, dan hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-8 tahun.

Biasanya, kami merayakan hari ini dengan staycation. Ya pada dasarnya kami emang suka staycation, jadi sekalian aja di-setting di tanggal spesial. Tapi tahun ini tentunya beda, karena sedang pandemik, kami membatalkan semua plan staycation yang sudah di-booking jauh-jauh hari, dan ‘merayakan’ di rumah saja.

Tengah malam, saya udah tidur sebelum jam 12 malam. Tapi di pergantian hari, Mas Ben bangunin saya dan kasih saya sebuah video. Duh romantis amat dah.

Pagi-pagi, udah ada drama karena Mas Ben mau ngajak Raka bikinin saya sarapan tapi anaknya tidak kooperatif. Beberapa hari sebelumnya, pas Raka tanya saya mau kado apa, saya emang bilang minta dibikinin makanan. Ya tapi gitu deh, namanya bocah, pas hari-H malah tidak kooperatif, sang bapak marah, saya pun ikut jelek mood-nya.

Drama hari itu berlanjut pas proses home-based-learning. Raka ogah-ogahan belajar sampai saya marah besar, dan kami nangis berdua. Mungkin kami sama-sama udah sampe di titik jenuh dalam proses home-based learning ini.

Tapi untungnya drama berakhir di situ. Sisa hari kami jalani dengan penuh sukacita. Saya merasa disayang banyak orang. Sepanjang hari saya menerima beberapa kiriman kado dan makanan dari temen dan sodara.

Setelah makan siang, kami foto-foto pake baju pengantin lalu tiup lilin dan potong kue. FYI baju pengantin yang 2 tahun lalu masih muat, tahun ini cuma bisa naik setengah badan aja resletingnya. Tahun depan harus muat lagi ni baju!

Udah mentok ga bisa naik lagi zippernya. Moga-moga gara-gara back muscle membesar, bukan karena lemak. ((denial))

Mas Ben sempet komen, duh kita norak banget pake-pake baju penganten terus. Nggak apa-apalah ya… mumpung bajunya milik sendiri, daripada dianggurin. Lagian anak-anak keliatan seneng tiap kali liat kami pakai baju penganten. Biar mereka juga bisa ikut merasakan, betapa kami sangat menghargai hari pernikahan kami.

Btw kuenya saya pesen sendiri di Sari Delicatessen. Iya pesen sendiri, biar puas. Daripada ngarep-ngarep tapi tak sesuai keinginan. Udah lama saya pengen black forest yang jadul-jadul gini, dan puas rasanya. Enak!

Lalu sorenya, kok ada yang manggil-manggil dari luar. Ternyata Yohan Vira Ben dateng bawa kado. Di saat yang bersamaan, temen-temen Hura-Hura yang lain join via Zoom. Virtual surprise ceritanya. Walau cuma bisa ngobrol-ngobrol sebentar dari mobil, itu pun lengkap dengan masker, I was so happy.

Bunga kering dari @kembangdesaflorist, ilustrasi di kartu by @elviraprawita

Saya pikir, rangkaian surprise-nya selesai sampai di situ. Jadi waktu malamnya, mereka ajak Zoom lagi, saya bener-bener nggak curiga. Kami emang kadang-kadang suka Zoom buat ngobrol-ngobrol aja. Maklum ya kangen udah 2 bulan nggak ketemuan. Eh di tengah-tengah ngobrol, tiba-tiba saya dikasih video ini.

Ya ampun terharu banget akutu. Apalagi pas bagian anak-anak ngomong. Soalnya jujur saja, saya lagi suka ‘kurang disayang’ sama anak-anak. Saya sampe nanya ke Mas Ben, apa anak-anak dia latih dulu ngomongnya apa. Katanya sih nggak (nggak tahu ya sugar-coating apa nggak).

Lalu hari Minggunya, ultah saya dan anniversary kami dirayain dan didoain oleh teman-teman KTB. Pada niat loh pake baju rapi, mekap-mekap tipis macam kondangan beneran.

Waktu saya posting beberapa kiriman di IG Story, Dian komen kalo dia berharap ada keluarganya yang ulangtahun di masa quarantine karena dia ngeliat temen-temennya yang ultah di masa-masa ini, seru banget rasanya. Ya dipikir-pikir ada benernya. Di tengah kesulitan ini, jadi bersyukur bisa merayakan dengan cara yang unik dan menerima berbagai bentuk perhatian dari orang-orang terdekat.

Tapi ya tetep berdoa…moga-moga ultah tahun depan udah nggak kaya gini yaaaaaaaa. Cepatlah pergi kau, Ko Rona!

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.