Chloe Ting VS Emi Wong

Disclaimer dulu... saya nggak bilang Chloe Ting dan Emi Wong musuhan loh ya… Dan review ini hanyalah berdasarkan opini hamba semata, bukan berupa fakta, jadi kalau tidak mewakili pendapat teman-teman sekalian, mohon maap.

Hayo-hayo…. di sini ada yang ‘kenal’ sama mereka nggak?

Selama PSBB ini memang popularitas mereka sepertinya meningkat gara-gara semakin banyak orang yang mulai home workout. Yes, mereka ini adalah fitness Youtuber/influencer. Chloe Ting dari Australia, Emi Wong dari Hongkong.

Cuma saya juga nggak tahu ya, kenapa dari sekian banyak fitness influencer, dua nama ini naik daun banget belakangan ini, termasuk disebut-sebut oleh beberapa selebgram yang saya follow. Yaaa mungkin emang lagi masanya aja sih ya. Seperti dulu Cassey Ho (Blogilates) dan Kayla Itsiness (BBG) sempat tenar pada masanya.

Mungkin juga, karena mereka setipe: pintar kasih judul-judul workout mereka. Semacam “10 minutes abs workout for flat stomach”, “get abs in 2 weeks”, “10 minutes get rid of armpit and back fat”

perhatiin judul-judul workout Chloe Ting
dan ini judul workout Emi Wong

Intinya, judul-judulnya sensasional lah.

Karena penasaran, saya juga coba ngikutin video-video workout mereka. Jadi… Chloe Ting VS Emi Wong, mana yang lebih efektif?

Chloe Ting

Sebagian besar (atau mungkin semua- saya belum cek satu persatu) workoutnya adalah bodyweight workout, jadi nggak perlu alat apa-apa, cuma perlu matras aja.

Chloe Ting punya berbagai free workout program yang bisa dipilih di www.chloeting.com. Yang dimaksud program ini jadinya udah dikasih jadwal perhari ikutin video yang mana. Jadi kita nggak bingung random milih mau ikutin yang mana.

Biasanya programnya menargetkan ke bagian tubuh tertentu (thighs, abs, booty, dan seterusnya). Setiap hari terdiri dari rangkaian 3-4 video workout dia, dan link-nya sudah lengkap di website, jadi tinggal klik, langsung masuk ke video-nya.

contoh pilihan programnya
Perharinya dijadwalin 3-4 video wajib biasanya (yang hitam putih tuh optional)

Nah… downside-nya, karena tiap hari kita melakukan rangkaian 3-4 video workout yang berbeda, di mana di beberapa video suka ada gerakan yang sama diulang-ulang, jatohnya suka bosen dan pedaasssss di bagian tubuh tersebut. Trus karena terdiri dari 3-4 video terpisah, godaan lebih besar buat quit di tengah jalan. Misalnya baru kelar 2 video, duh bosen ya… udahan ah. Gitu lah.

Video Chloe Ting biasanya punya prolog singkat di awal. Karena singkat, masih OK lah nggak kelaman nunggu. Shootingnya di ruang kosong, jadi secara visual lumayan enak dilihat. Musiknya nggak terlalu enjoyable buat kuping saya. Jujur aja masih tergiang-ngiang sampai sekarang (padahal terakhir workout pake video dia lebih dari sebulan lalu).

Secara visual, video-nya Chloe Ting terasa ‘bersih’ dan profesional karena selalu dilakukan di studio khusus. Videonya dilengkapi dengan timer dan voice over tentang penjelasan gerakannya plus motivasi-motivasi.

Untuk motivasinya, menurut saya Chloe Ting nadanya lebih ‘pengertian’… yang saya tangkep tuh lebih ke ‘listen to your body’.

Ada nama gerakan, persentase durasi workout saat itu, dan timer

Untuk gerakannya, kadang suka ada gerakan yang nggak umum sampai agak sulit diikuti. Misalnya kakinya jumping jack tapi tangannya gantian ke kiri dan kanan, otak saya semacam nggak sinkron. Bahkan pas gerakan ini, si Chloe-nya pun salah-salah. Hehe.

Emi Wong

Workout-nya Emi Wong juga sebagian besar sepertinya bodyweight (tanpa alat). Workout-nya sedikit lebih bervariasi, ada beberapa yang pakai musik K-Pop. Ada workout yang bisa dilakukan di ranjang aja (nggak perlu tempat khusus).

Emi Wong juga punya beberapa workout program. Dia publish program-programnya di Facebook dan Instagram pribadi dia. Tapi nggak ada website yang menjabarkan isi programnya. Jadi dari FB dan IG juga cuma ada link ke video pertama untuk hari pertama, nanti di description baru ada link-link ke video-video hari berikutnya. Buat saya pribadi, agak kurang convenient sih.

jadwal workoutnya kaya gini (dari FB)

Programnya sendiri juga mirip sama Chloe Ting, biasanya 3-4 video workout perhari.

Style video Emi Wong lebih bervariasi karena dia sering shooting di berbagai tempat, mulai dari apartemen, outdoor, sampai ranjang hotel. Mirip seperti Chloe Ting, video Emi Wong juga dilengkapi timer dan voice over penjelasan gerakan dan motivasi.

Ada timer-nya juga. Cuma lokasi lebih real, benar-benar home workout, minim space.

Nah untuk motivasinya si Emi Wong, cenderung lebih galak “no pain no gain” gitu lah intinya.

Yang saya kurang suka, prolog video-nya tuh suka panjaaaaaaang banget, di mana kadang dia menyelipkan produk endorsan, atau cerita kehidupannya, jadi semacam vlog singkat. Ini preference aja sih, mungkin ada yang malah jadi suka, tapi saya sih kurang suka.

Untuk gerakan-gerakannya, mudah diikuti. Tapi mirip-mirip seperti permasalahan saya dengan program Chloe Ting, karena ada 3-4 video perhari, suka ada gerakan yang diulang-ulang terus, akhirnya ku bosan.

Chloe Ting VS Emi Wong

Jadi… better yang mana?

Untuk program, menurut saya sih lebih enjoyable programnya Chloe Ting, selain lebih mudah diakses (tinggal klik link), saya juga merasa pilihan workout video yang dia rangkai dalam sehari tuh lebih tidak membosankan. Misalnya, hari ini mau nargetin abs, dia kasih 2 video yang pertama standing abs, yang kedua abs workout yang pakai mat. Jadi nggak banyak gerakan yang diulang-ulang. Sedangkan Emi Wong sering tuh misalnya targetin abs, dari 2-3 video semua gerakan diulang-ulang cuma beda urutan, jadi lebih cepet bosennya.

Untuk workout video-nya dilihat sebagai satuan, menurut saya dua-duanya mirip-mirip aja ya. Jadi tinggal pilih lebih suka ngeliat dan ngedenger yang mana. Hehe.

Untuk efektivitas…. walaupun sempet rame fitness influencer yang mencerca Chloe Ting karena judul-judul workout-nya yang click bait dan menjual janji manis, ya menurut saya mah… emang begitu kan dunia maya. Jangankan video youtube, channel berita aja click bait kok. Ya pinter-pinter aja lah kita jadi netizen mencernanya. Jangan ngarep perut kotak-kotak kalo udah ikutin workoutnya tiap hari tapi makannya masih sembarangan.

Jadi, lebih efektif mana? Sama aja menurut saya… asalkan DILAKUKAN jangan ditonton doang. Hehe. Jadi ikutilah yang menurutmu videonya paling enjoyable dan bisa bikin kamu semangat untuk ikutin.

Lalu Datanglah Heather Robertson

Minggu lalu, nggak sengaja saya ketemu channel-nya Heather Robertson… dan… saya jatuh cinta.

Dia juga punya beberapa free workout program. Tapi judul-judul programnya ‘biasa’ aja macam 7 days workout program, 12 weeks workout program, monthly workout program, intinya tidak menyasar bagian tubuh tertentu.

Saya sih register programnya di website https://heatherrobertson.com/

Tapi kayanya kalo langsung ke playlist-nya di Youtube juga bisa deh.

Programnya tinggal klik aja, tiap hari 1 video full.

Nah yang saya suka, programnya udah disusun di youtube berurut, jadi tinggal klik aja dan 1 hari tuh 1 video full, jadi memang gerakannya udah dirangkai sedemikian jadi workout session yang utuh, mulai dari warming up sampai cooling down.

Udah gitu tingkat kesulitannya akan meningkat minggu demi minggu. Di minggu pertama bodyweight, nanti di belakang-belakang ada yang pakai dumbell dan stability ball. Ini mungkin agak ngerepotin sih buat yang nggak punya alat.

Saya juga suka karena videonya sangat simple. Prolog sangat singkat, lalu langsung workout. Cuma ada timer, tapi nggak ada voice over penjelasan gerakan. Jadi buat yang belum terbiasa olahraga mungkin agak lebih sulit diikuti. Tapi saya justru suka karena jujur ku suka sebel denger voice over pas lagi engap-engapan olahraga

……………………..

Yah intinya… sekali lagi… menurut saya mau olahraga apapun pasti bermanfaat. Jadi pilihlah workout yang memang kita suka, supaya bisa konsisten.

Berolahragalah karena kita bersyukur atas tubuh kita, karena kita mencintainya, amazed akan segala kemampuannya, dan dengan niatan mau menjaganya dengan sepenuh hati. Bukan karena mau flat abs, slim thighs, atau hourglass booty. Supaya tidak kecewa dengan judul-judul clickbait.

Kalau kamu, lebih suka workout-nya Chloe Ting atau Emi Wong? Atau ada channel-channel workout favorit gak? Share dong biar saya bisa ikutin kalo udah bosen sama mbak Heather.

14 thoughts on “Chloe Ting VS Emi Wong

  1. aku cuma nonton yang Emi Wong, yang dua lainnya ga pernah, nanti kuintip dah kaya apa πŸ˜€
    Suka Emi Wong karena dia singkat cuma workout 10 menit video, jadi cocok klo workout di rumah bentar2 uda dipanggil2 mami2 mulu wkwkwkk

  2. Akuuu suka punya Emi Wong~ hahaha
    Pertama mulai bisa olahraga juga gara2 terhipnotis voiceover dia “your body will surprise you, you can do it” gitu, dan lebih relate aja krn dia awalnya juga dr yg unhealthy lifestyle gabisa push up sit up gitu, membuatku berpikir aah mungkin suatu hari nanti aku bisa juga yaaa πŸ˜‚πŸ˜‚
    Yg aku suka juga tu Madfit di yutub!! πŸ˜€

      • Ooooh!!! Senasib ciii 🀣🀣 aku tp masi belum bisa push up br bisanya sit up uhahahha one step at a time! πŸ’ͺ🏻

  3. gw juga ga suka prolog kelamaan krn jadi menipu, liat durasi video 30 menit kirain beneran workoutnya 30menit, eh taunya ngomong depan ama belakangnya banyak bet. tapi klo ngomong pas tengah2 gitu gw malah demen, soalnya gw suka down hahahhaa. klo diomongin, kayak disemangatin hahahah
    sekarnag gw lagi suka bgt popsugar, simply krn ada satu model khusus yang ngasih contoh gerakan alternatif buat yang fitness levelnya masih kurang kayak gw. jadi ga intimidating gitu krn berasa ada temennya HAAHHAHA

    • Popsugar sama madfit banyak yg rekomen. Ntar abis mbak heather kelar (masih 9 mg lagi πŸ˜‚) gw cobain deh. Hasfit juga dulu gw suka tan. Ada gerakan alternatifnya juga

  4. Menurut aku sih, semua workout efektif tapi ya harus dibarengin sama pola makan jg. Kalo makan aja masih sembarangan trs olahraganya cuma sedikit/sebentar ya gimana mau efektif hehe.
    Kalo mau ada hasil ya harus ada usaha pastinya. Niat sih yg paling penting mah.

  5. Emi!!
    Dari awal tau channelnya, sampe sekarang sudah konsisten ngikutin gara2 motivasi Emi

    Semua motivasinya nancep banget apalagi pas dia bilang “its okay if you cant do it now, you’ll do better tomorrow” sama yg ini “i know you are dying, but me too. We can do this together” berasa ditemenin jadinya hahah
    jadi kesannya emang badannya jangan dipaksa dlu, tp ttep diikutin aja
    and it works!!
    dri dlu yg ga kuat plank, skrag hajar semua jenis plank πŸ˜€

    suka Emi juga karena mungkin emang olahraga nya nargetin ke bagian tubuh tertentu, dn nyarinya biar ga repot lwat playlist dia di YT bisa kok. Ga cuma bagian tubuh tertentu, ada full body HIIT juga, Kpop workout, bahkan Bollywood dance!

    Kalo masalah judul, menurutku punya Emi sama sekali gak clickbait hehe.. contohnya ini aku habis selesai 15 days upper body challenge, dan emang bagian atas visible hasilnya πŸ˜€

    Terlepas dr siapapun kiblat channel yt buat workout, semangat semuanyaa. Semoga tetap sehat selaluuu

    BTW ini channel YT yg sering ku tonton perihal edukasi ttg healthy lifestyle. Hope it helps
    – Yulia Baltschun
    – Diet Santuy
    – The Serious Fitness (ini buat nyontek resep sih hehe)

  6. Jujur aku udah 2 tahun terakhir workout habit on and off, berbagai macam sudah kucoba. App yg aku suka: keep workout, keep yoga, dan nike training. Kalo YouTube: blogilates, walk at home with leslie sansone, dan yoga with Cassandra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.