Korea 2019 – Snow Sledding at Alpensia

Korea 2019 post sebelumnya:
Korea 2019 – Review Hotel
Korea 2019 – First Day in Seoul
Korea 2019 – Lotteworld
Korea 2019 – Gyeongbokgung Palace dan Insadong
Korea 2019 – Nami Island

Korea 2019 – Ski Lesson at Alpensia

Hari ini kami agak santai. Bangun nggak terlalu pagi, lalu mandi dan sarapan di kamar, sambil menikmati pemandangan dari balkon.

Sekitar jam 11 siang baru kami menuju loket snow sledding.

Malam itu sepertinya hujan, ada sedikit genangan es dan sedikit salju yang hampir meleleh (lihat genangan warna putih)

Untuk snow sledding, tiketnya dibagi 2 sesi unlimited. Sesi pagi jam 9.30-13.00 dan sesi sore jam 13.00-16.30. Selain itu ada juga tiket untuk 3 kali atau 5 kali naik. Karena saat itu udah jam 11 siang, dan waktunya tinggal 2 jam, kami tadinya sempet mikir mau ambil yang 5 kali aja.

Tapi dipikir-pikir…. kayanya anak-anak saya nggak mungkin main cuma 5 kali deh. Nggak rugi juga lah. Akhirnya kami ambil tiket pagi unlimited dan…. tidak menyesal. Karena seru banget!!! Dan memang 2 jam tuh rasanya udah puas main dan yang pasti udah lebih dari 5x main. Pas lah ambil yang unlimited.

Untuk anak-anak usia 37 bulan sampai 7 tahun, harus didampingi (naiknya tandem) sama orang dewasa. Karena harga tiketnya lumayan banget, Vira cuma beli 1 tiket, dan saya 2 tiket. Jadi cuma sesuai jumlah anak-anak saja.

Pada prakteknya…. formasi awal adalah Raka-Benny, Kirana-saya, Ben-Vira, Yohan nggak main.

Tapi lalu Raka pengen main sendiri dan kami ijinkan (walaupun sebenernya Raka baru 6,5 tahun sih… dikiiit lagi) , jadi Benny jagain barang aja. Dan di tengah-tengah, Vira tukeran sama Yohan buat tandem sama Ben, biar bisa ngerasain.

Loh emang bisa gantian? Harusnya sih nggak bisa ya, karena tiketnya tuh bentuknya pake plastic seal yang digantung di zipper jaket. Solusinya… Yohan pake jaket Benny akhirnya. Toh tiketnya Benny dianggurin.

Untuk snow sledding, kita nggak perlu perlengkapan apa-apa. Snow sled-nya tersedia di lokasi, tinggal ambil sebelum naik ‘travelator’. Iya… keren deh… buat naik ke puncak slope-nya disediakan travelator, jadi nggak cape.

Tiap kali mau naik travelator, tiket di-cek oleh petugas. Begitu sampai di atas juga nggak boleh meluncur sembarangan. Udah ada jalur-jalurnya (kaya jalur balapan gitu) dan baru boleh meluncur kalau petugas sudah kasih aba-aba. Jadinya aman, nggak akan tubruk-tubrukan.

Anak-anak gimana? Awalnya mereka agak takut, apalagi pas pertama kali naik, kami kan belum ngerti ya… ngerem-nya dengan telapak kaki menghadap ke depan. Akhirnya itu serpihan salju muncrat semua ke muka. Tapi setelah itu udah lebih pinter, kakinya harus napak pas ngerem (telapak kaki menghadap ke bawah), jadi lebih aman.

Seruuu banget deh. Walaupun agak mahal, totally recommended!

Jam 1 siang tepat, sesi pagi selesai. Kami pun bubar buat makan siang di… Lotteria. Tadinya saya agak malas makan fast food, tapi karena Mas Ben pengen, ya udah. Eh ternyata Lotteria di sini enaaaaak. Burgernya enak, ayamnya enak. Duh jadi laper.

Selesai makan, kami memutuskan buat ke playground. Playground-nya lumayan luas dan sepi. Ya iyalah ya, siapa juga yang pergi ke Alpensia buat main di outdoor playgorund. Udah mana dingin buanget. Dasar kami!

Ya abisnya gimana, saya pelihara 2 pengabdi perosotan soalnya.

Setelah dikasih waktu main cukup lama (dan kami hampir beku). Anak-anak berhasil dibujuk untuk beranjak main salju lagi aja. Soalnya di area salju tuh malah nggak terlalu dingin. Di Playground ini dingin banget anginnya, mungkin karena area-nya terbuka dan luas.

Heran banget loh… bocah-bocah ini macam nggak berasa dingin, padahal kita ortu-ortunya udah menderita banget. Haha

Ketemu salju lagi mau ngapain? Mau mewujudkan mimpi Raka main lempar-lemparan salju, mau mewujudkan mimpi Ben dan Kirana bikin snowman. Intinya… puas-puasin lah main salju selagi ada di depan mata.

Puas main, kami ngopi dan ngemil di supermarket sambil membahas mau makan di mana malam ini. Lalu Vira mengusulkan sebuah ide cemerlang: Masak di kamar.

Supermarket di komplek Alpensia memang besar dan lengkap. Segala daging, kaldu, beras, dan sayur pun ada. Akhirnya kami belanja macem-macem dan dinner date di kamar.

Menyenangkan banget deh… masak, makan, nonton TV, ngobrol. Dan karena di kamar, anak-anak bisa main sendiri tanpa harus kami awasin banget-banget (seperti kalau di restoran).

Udah gitu… yang terpenting…. lebih ngirit dan lebih kenyang.

Lanjut next post ya. Besoknya kami mau belanja dan kuliner di Myeongdong.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.